HAKIKAT DAN FALSAFAH TATA UPUACARA ADAT Pada dasar upacara ada yang dalam bahasa Minangkabau disebut alek adalah ungkapan rasa syukur atas anugrah Allah S.A.W. Upacara-upacara tersebut terkait dengan berbagai keadaan yang dialami oleh anggota masyarakat sebagai sebuah siklus atau daur hidup yang sudah menjadi kententuan Allah S.W.T. UPACARA KELAHIRAN Upaca Kelahiran, dalam adat Minangkabau, tidak terlalu istimewa dibandingkan dengan Upaca Batagak Gala dan Upaca Perkawinan. Upacara kelahiran biasanya hanya melibatkan kelompok kecil, seperti kaum, dan suku, atau tetangga, tidak melibatkan masyarakat satu nagari. Dari sekian banyak rangkaian upacara adat kelahiran, ada beberapa yang paling menonjol dan sering dilakukan oleh masyarakat Minangkabau, antara lain: 1) Turun Mandi, 2) Aqiqah 3) Manjapuik Anak dan Maata Anak.
Nan Kuriak Kundi, Nan Sirah Sago, Nan Baiak Budi, Nan Indah Baso