Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juni 15, 2013

Mengenang Perang Kamang 1908

[caption id="attachment_762" align="alignleft" width="224"] Tugu Peringatan Perang Kamang 1908 di Simpang Pintu Koto[/caption] Pada suatu malam yang panjang, kami dan seorang kawan sekampung bercakap-cakap bertukar fikiran. Dua orang anak kampung di rantau orang memperbincangkan perihal kampung, sungguh suatu yang menyedihkan sebenarnya. Rindu dendam kepada kampung halaman ditahan di dalam hati. Tak ada masa untuk pulang kampung, kalaupun ada hanyalah sekejap saja. Memperbincangkan macam hal, segala perubahan yang telah terjadi di kampung. Mulai dari yang tampak (lahir,fisik) hingga yang tak tampak (watak, tabi’at, perilaku). Semuanya kami bahas, tentunya dari sudut pandang kami (perspektif) pula. Namun intinya ialah menurut kami, perubahan yang tengah terjadi berlawanan dengan tuntunan adat dan syara’ yang menjadi panduan kita orang Kamang, orang Minangkabau. “Apa yang engku ketahui perihal Perang Kamang?” tanyanya kepada kami. “Perang yang terjadi di ka...