Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Maret 25, 2016

Monografi Nagari Kamang 1980_37

[caption id="" align="alignleft" width="296"] Ilustrasi Gambar: Disini [/caption] Mancari Ayam Lapeh (Ayam Ilang) Pada keesokan hari selepas malamnya marapulai dijemput ke rumah isterinya. Maka pada pagi hari sekitar jam 8.00 WIB beberapa orang anggota keluarga si marapulai seperti ayah, mamak, bako, dan lain-lain dari pihak marapulai datang kerumah anak daro. Tradisi ini dikenal juga dengan sebutan “Mancari Ayam Lapeh” [1] . Maksud dari tradisi ini ialah guna menitipkan anak kamanakan mereka di rumah keluarga si isteri. Hendaknya diajari apabila dia silap, dibantu apabila berada di kesusahan. Seperti kata pepatah; nan umua alun satahun jaguang nan darah alun satampuak pinang. Selesai minum dan makan selesailah pulalah acara ini. Sekira jam 11 siang marapulai kembali ke rumah orang tuanya dengan membawa kain panibo berikut dengan lampirannya, guna diperlihatkan kepada mamak dan kaumnya. Sore harinya marapulai kembali ke rumah anak daro dengan mengepit ka...