Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari April 7, 2016

Monografi Nagari Kamang 1980_51

[caption id="" align="alignleft" width="468"] Arak-arakan Panji Divisi Banteng di Kota Bukit Tinggi Sumber Gambar: Disini [/caption] Zaman Merebut Kemerdekaan Sesudah proklamasi diprokamirkan oleh Sukarno-Hatta tanggal 17 Agustus 1945, dan setelah berita itu sampai diketahui dan disambut gembira oleh masyarakat di negara ini, oleh pemuka politik dan pejuang-pejuang dibentuklah berbagai organisasi ketentaraan yang akan mempertahankan Kemerdekaan RI. Demikian pada tahun 1945-1947 di Nagari Kamang dengan bertempat di Masjid Wustha sidang tangah di kampung Ampang, diadakan latihan Barisan Sabilillah, yang anggotanya selain dari pemuda-pemuda Kamang juga dari Nagari-nagari di Luhak Agam dan sebagainya. Pada waktu Clach ke I di Kamang tidak sedikit menerima pengungsi-pengungsi dari Padang dan sekitarnya, semuanya ditampung oleh masyarakat sebagaimana mestinya, dengan penuh kasih sayang, penuh rasa persaudaraan karena kita sama-sama orang Minangkabau, sama-sama ...

Monografi Nagari Kamang 1908_50

[caption id="" align="alignright" width="461"] Belanda Menyerah kepada Jepang Sumber Gambar: Disini [/caption] Pemberontakan 1926 Sebagai kelanjutan peristiwa bersejarah tahun 1908, maka pada tahun 1926, timbul lagi pemberontakan yang populer dengan nama “Pemberontakan Silungkang”. Meskipun orang banyak mengenal sebagai Pemberontakan Silungkang namun tidak banyak nan tahu bahwa pemberontakan ini tidak hanya terjadi di Nagari Silungkang saja atau Jogjakarta yang merupakan pusatnya ketika itu. Nagari Kamang juga ikut bergejolak ketika itu. Sekalipun mantelnya Komunis tetapi isinya, jiwanya, adalah semangat anti penjajahan yang menginginkan Kemerdekaan. Pemberontakan 1926 ini telah membawa ban diantara lain : 5 (lima) orang diantaranya dibuang/dihukum oleh Belanda selama hidup. Dan temannya meninggal di rumah penjara di Jawa dalam masa pendudukan Jepang. Beberapa orang dihukum 20 tahun, 3 tahun dan 9 bulan. Tiga orang diasingkan ke Beven Digul (Jamalud...